Rekaman Percakapan Ayah Mirna dengan Pihak Kafe Olivier Beredar

Polisi terus menyelidiki kematian Wayan Mirna Salihin (27) yang tewas usai minum kopi khas Vietnam di Kafe Olivier, Grand Indonesia, Jakarta Pusat.

Belakangan beredar rekaman percakapan antara pengelola kafe, ayah Mirna Darmawan Salihin, dan polisi. Belum diketahui secara pasti dimana percakapan itu dilakukan dan siapa yang merekam percakapan tersebut.

Berikut isi percakapan dalam rekaman yang beredar dikalangan wartawan itu:

Pengelola Kafe:

Jam setengah enam Mba Hani dan Mba Mirna datang kemudian sudah disetting duduknya. Minumanya sudah sejam otomatis es nya sudah mencair. Saya pegang sudah tidak ada temperaturnya, sudah tidak ada dingin-dinginnya sama sekali.

Darmawan Salihin:

Kenapa anak saya bilang lho kopi ini kok bau jamu? Gak layak dijual. Terus saya suruh mantu saya coba dicium? Lain. Berarti minuman ini waktu di tangan Jessica sudah dikasih sesuatu hingga bau jamu tadi. Itu pikiran saya lho ya.

mirna
Pengelola Kafe:

Posisi Mirna ditengah kemudian dia minum, karena sudah disediakan, kita tidak tahu percakapannya seperti apa karena dari CCTV tidak kedengaran. Dia minum disitu satu sif. Dia ada penolakan, dia ada gestur. Apa sih mungkin gitu ya? Panas, dia kita hitung itu ada enam kali melakukan seperti itu. Nah Mba Hani ini panik.

Saya tetesin ke ujung lidah, itu lidah saya kebas setengah jam. Saya sempat muntah. Itu rasanya pahit, bau, baunya sangat bau kimia. Jadi saya enggak bisa rasa lidah saya. Mba Hani telepon suaminya. Jadi kita minta dia bawa ke klinik, tapi kakinya sudah tidak bisa ditekuk.


Sumber : Okezone



January 20, 2016

0 komentar:

Post a Comment