Inovasi Injeksi Vampir untuk Pembesaran Payudara

Lebih kurang dua tahun lalu, selebriti Kim Kardashian pernah mengunggah foto diri atau selfie yang menampilkan wajahnya berlumuran darah. Kala itu, Kim tengah menjalani perawatan wajah bernama Vampire Facelift.

Prosedur Vampire Facelift dipercaya bisa membuat kulit wajah jadi lebih halus, segar, dan berkilau. Kini, prosedur serupa pun dapat diaplikasikan untuk pembesaran payudara. 

Dalam prosedur Vampire Facelift, dokter akan mengambil darah dari lengan kemudian memisahkan platelet-rich plasma (PRP) yang terkandung di dalamnya. Setelah itu, PRP kembali diinjeksikan ke kulit wajah. Proses ini akan menstimulasi kolagen yang membuat wajah kembali segar dan halus berkilau. 

Dokter spesialis dermatologi kosmetik, Charles Runels, yang menemukan prosedur Vampire Facelift, baru saja mulai menggunakan PRP untuk menciptakan belahan payudara yang lebih penuh dan terlihat menarik. Hasil dari proses ini pun dinamakan "Vampire Breast" atau Payudara Vampir. 

Menurut Runels, dengan mengambil darah, memisahkan PRP, kemudian diinjeksikan kembali ke dalam payudara, maka payudara yang mengendur dapat kembali kencang.

Inovasi Injeksi Vampir untuk Pembesaran Payudara
Selain itu, bentuk payudara pun akan kembali menarik dan belahan payudara kembali berisi. Lalu, puting payudara pun akan kembali terbentuk sempurna, stretch mark menghilang, dan sensitivitas payudara serta puting kembali meningkat.

Proses ini memakan biaya setidaknya 1.800 dollar AS atau setara Rp 29,3 juta dan bukan penggantian implan maupun membesarkan ukuran payudara dalam waktu singkat. Jadi, prosedur ini akan membentuk kembali dan membuat payudara terlihat lebih sempurna bentuknya. Menurut Runels, payudara klien akan terlihat seperti ketika mengenakan push up bra meski sebenarnya sedang tak mengenakan bra. 

Selain itu, prosedur ini akan mempercantik bentuk puting dan membuatnya lebih sensitif. Para dokter hanya membutuhkan waktu sekitar 15 menit untuk menyelesaikan keseluruhan prosedur. 

Prosedur tersebut pun tidak menyakitkan dan rasanya seperti ketika diambil darah atau injeksi kosmetik lainnya. Hasil yang sempurna akan terlihat dalam waktu dua bulan dan bertahan selama setahun atau lebih. Beberapa pasien dilaporkan memiliki hasil yang permanen. 




October 12, 2015

0 komentar:

Post a Comment