ISIS Penggal Arkeolog dan Pajang Jasadnya di Situs UNESCO

Kelompok militan Islamic State (ISIS) memenggal seorang arkeolog ternama dan memajang jasadnya di kota kuno Palymra di Suriah, yang juga merupakan situs warisan budaya UNESCO. 

ISIS merebut Palmyra dari tangan pemerintah Suriah pada Mei. 

ISIS Penggal Arkeolog dan Pajang Jasadnya di Situs UNESCO
Kepala Kementerian Budaya Suriah Maamoun Abdulkarim mengonfirmasi kematian Khaled Assad, seorang cendekiawan berumur 82 yang telah mengabdikan hidupnya untuk kelestarian Palmyra sejak 50 tahun terakhir. 

Assad ditangkap dan diinterogasi ISIS selama lebih kurang sebulan lalu. 

"Bayangkan cendekiawan seperti itu, yang telah mengabdikan dirinya untuk sejarah tempat itu, dipenggal. Jasadnya masih digantung di salah satu pilar di pusat Palmyra," tutur Abdulkarim kepada Reuters, Selasa (18/8/2015). 

"Kehadiran kriminal di kota ini adalah kutukan dan pertanda buruk untuk semua benda-benda arkeolog," sambung dia. 

Juni lalu, ISIS menghancurkan dua kuil kuno di Palmyra. ISIS menganggap patung dan artefak budaya di beberapa situs kuno di Timur Tengah sebagai berhala yang harus dihancurkan.


Sumber : Metrotvnews



August 20, 2015

0 komentar:

Post a Comment