Aksi Demo Merebak di Amerika Serikat, Polisi Tangkap Ratusan Pendemo

Aksi protes massa merebak di seluruh Amerika Serikat pada Selasa malam (25/11) usai keputusan juri yang tidak akan mendakwa Darren Wilson, polisi di st. Louis, Ferguson, yang menembak mati pemuda kulit hitam, Michael Brown.

Protes digelar mulai dari Atlanta, New York dan Los Angeles, diikuti oleh ratusan ribu orang yang melakukan aksi jalan, membuat akses menuju jembatan, terowongan dan jalan tol tertutup, memicu kemacetan yang parah.

Gubernur Missouri Jay Nixon mengatakan sekitar 700 tentara Garda Nasional bantuan dari pemerintah pusat diturunkan ke Ferguson pada Senin dan ratusan lainnya diturunkan Selasa untuk mengamankan rumah dan pertokoan. Total ada 2.200 tentara yang mengamankan kota tersebut. 
Demo Rusuh di Amerika Serikat, Polisi Tangkap Ratusan Pendemo
Ratusan penduduk Amerika Serikat melakukan unjuk rasa dalam kasus Ferguson Dok. CNN
"Kehadiran tim Pasukan Garda Nasional sangat membantu. Aksi demo mulai mereda, tapi kemarahan masih sangat terasa," kata Gubernur Missouri Jay Nixon seperti dilaporkan Reuters, Rabu, 26 November 2014.

Aksi demo dimulai di Ferguson, sebuah kota yang didominasi oleh warga kulit hitam. Mereka yang kecewa dengan keputusan juri melakukan aksi protes dengan membakar 12 bangunan, merusak fasilitas umum, dan sempat bentrok dengan polisi setempat. Presiden Barack Obama menyebut aksi demo ini "tidak bermanfaat". 

Selain demo, aksi penjarahan juga terjadi di sejumlah toko milik warga kulit putih. Polisi sampai harus menembakkan gas air mata. Dalam aksi demo pada Senin lalu itu, sekitar 60 orang ditangkap.

"Malam ini jauh lebih baik dari malam sebelumnya. Memang masih ada sedikit aksi bakar-bakaran, tapi masih dalam skala kecil," kata Kepala Kepolisian St. Louis County Jon Belmar.

Polisi Boston dilaporkan juga menangkap 45 orang dalam aksi protes yang dilakukan semalaman. Di Dallas, tujuh orang ditangkap karena memblokir lalu lintas sejumlah jalan utama.

Sedangkan di New York, polisi mulai menggunakan semprotan merica untuk membubarkan massa yang ingin memblokir Terowongan Lincoln dan Jembatan Triborough. Setidaknya sepuluh orang yang diduga sebagai dalangnya sudah ditangkap.

Adapun para pengunjuk rasa di Los Angeles melemparkan botol air dan benda-benda lainnya kepada petugas. Mereka juga memblokir sisi jalan tol dan menyebabkan kemacetan panjang.



November 27, 2014

1 komentar:

  1. wahhh kerennn semakin rame aja nih berita makin lama makin menyebar :) padahal kejadian nya udah lama yah

    ReplyDelete


loading...