Manfaat Daun Sirsak Untuk Pengobatan Kanker

Manfaat Daun Sirsak Untuk Pengobatan Kanker
Sirsak, @iptek.net.id
Sirsak, berasal dari bahasa Belanda ‘zuurzak’ yang berarti ‘kantung yang asam’. Bisa jadi karena orang Belandalah yang pertama membawanya ke Indonesia setelah pelaut Spanyol menemukan wilayah tropis benua Amerika. Kemudian, ‘nangka belanda’ ini menyebar ke seluruh pelosok tanah air dan mendapat banyak nama sebutan.
Orang Madura menyebutnya nangka muris, di Bugis srikaya belanda, di Ternate namanya nangka welanda. Di Jawa disebut nangka sabrang atau nangka landa, sedangkan di Bali malah disebut srikaya jawa, dan durian batawi di Minangkabau. Sedangkan nama latinnya adalah Annona muricata
Berbagai penelitian dewasa ini menempatkan sirsak, kuhusnya daun sirsak sebagai obat alternatif dari penyakit kanker. Bukti-bukti empiris tentang ini memang santer terdengar, apalagi di dunia maya di mana informasi tersebar dalam hitungan detik. Kehebohannya sendiri terdengar beberapa tahun terakhir meski banyak mengatakan hal ini bukanlah penemuan baru.
Berabad-abad lamanya beberapa bagian seperti kulit kayu, akar, daging buah, biji, dan daun pohon graviola ini telah menjadi primadona tanaman obat bagi suku Indian di Amerika Selatan untuk menyembuhkan penyakit jantung, liver, rematik.
Konon sebuah perusahaan obat yang cukup besar di Amerika telah melakukan riset terhadap pohon graviola yang tumbuh di hutan amazon. Graviola ini yang dalam bahasa Indonesia dikenal sebagai Sirsak. Sejauh ini, jenis tumor dan kanker yang dapat dibantu adalah kanker usus besar, kanker payudara, kanker paru-paru, kanker prostat, dan kanker rahim juga kista.
Daun sirsak itu sendiri menurut penelitian mengandung unsure senyawa tannin, fitosterol, co-oksalat, dan alakaloid murisine. Pada daun ini terdapat senyawa aktif untuk pemompaan P-glycoprotein yang dapat menghasilkan senyawa anti kanker yang disebut Annonaceous Acetogenin
Sebuah penelitian yang dilakukan oleh Chatolic University seperti dipublikasikan oleh The Journal of Natural Product, zat anti kanker tersebut dapat membunuh sel-sel kanker tanpa mengganggu sel-sel sehat dalam tubuh manusia. Bahkan kemampuan membunuh sel kanker sepuluh ribu kali lebih kuat dibandingkan kemoterapi.
Membuat rebusan daun sirsak cukup dengan memilih sepuluh lembar daun yang agak tua. Cuci daun sampai bersih lalu rebus dengan tiga gelas air. Biarkan mendidih sampai tersisa kira-kira satu gelas saja. Terapi herbal rebusan daun sirsak ini diminum dua kali dalam sehari.
Jadi, apakah kemoterapi atau tindakan medis lainnya tidak lagi dibutuhkan untuk menanggulangi kanker? Tindakan medis seperti operasi atau pun kemoterapi tetap tetap dianjurkan mengingat kondisi tubuh dan seberapa parah sel kanker telah meggerogoti penderita tidaklah sama. Terapi herbal rebusan daun sirsak  diberikan sebagai kombinasi.
Tindakan terapi kombinasi ini, sejauh yang terlihat nyatanya membuat kondisi tubuh pasien lebih baik. Penderita kanker meminum rebusan daun sirsak tidak merasa tersiksa akibat kemoterapi seperti merasa kesakitan, merasa mual, atau rambut rontok hingga menjadi botak



March 11, 2013

0 komentar:

Post a Comment