Oknum Guru Hina Bupati Pangkep

Ratusan warga dari kalangan buruh serta pegawai negeri sipil (PNS) mendatangi rumah jabatan Bupati Pangkep, Selasa (5/2) pagi. Mereka marah dengan penghinaan yang dilakukan oleh seorang oknum guru berinisial BU kepada bupati di sebuah akun facebook. 

Ratusan warga melaporkan ulah BU ke Dinas Pendidikan dan Olahraga Kabupaten Pangkep serta ke Polres Pangkep. Warga marah karena oknum tersebut melansir sebuah status yang dinilai sangat menghina bupati. BU bahkan sempat dipukul oleh salah seorang pegawai Dispora. Ikhwal kejadian bermula ketika Suryana yang dalam perjalanan pulang ke Pangkep untuk memperingati tiga tahun wafatnya mantan Bupati Pangkep, Ir. H. Syafruddin Nur.
Oknum Guru Hina Bupati Pangkep
H. Syamsuddin Hamid, SE (Bupati Pangkep)

Suryana kemudian membuat status yang mengharapkan agar Bupati Pangkep yang akan datang menyamai sikap kepemimpinan almarhum, Ir.H. Syafruddin Nur. Dalam status itu, oknum BU kemudian nyelutuk dengan kalimat yang bermakna penghinaan kepada bupati sekarang. Inilah yang memicu kisruh. Saat ke kantor Dikpora, BU terlibat pertengkaran dengan staf dan berbuntut pemukulan. Akhirnya BU dilaporkan ke polisi dan langsung diproses.

Suryana yang ditemui BKM di Polres Pangkep mengatakan, dia menulis status yang wajar-wajar saja, namun BU mengomentari dengan kalimat bernada penghinaan. Bupati Pangkep, H. Syamsuddin A. Hamid ketika menemui warga dengan linangan air mata mengaku sangat sedih. ''Kesalahan saya apa, hingga saya dihina begitu, apa yang saya lakukan ini untuk masyarakat Pangkep bukan untuk saya. Semua untuk masyarakat Pangkep.Kekurangan datang sama saya dan saya ini orang terbuka pada semua lapisan masyarakat Pangkep. Saya ingin memajukan mamajukan masyarakat, khususnya di bidang ekonomi agar pendapatan meningkat. Penghinaan ini secara peribadi saya maafkan, namun hukum ada, apalagi kasus ini sudah ditangani aparat hukum,'' katanya.

Warga yang tidak puas mendatangi Mapolres Pangkep. Kapolres Pangkep, AKBP. Deni Hermana, SIk, MM, dihadapan warga mengatakan, kasus ini sudah ditangani penyidik. Barang bukti yang diamankan adalah handphone dan laptop. (BKM)



February 07, 2013

0 komentar:

Post a Comment