"Wanita Cantik" Sebar Spam di Instagram



Popularitas layanan berbagi foto Instagram mengundang para pelaku spam. Mereka masuk melalui halaman profil.

Hal itu diungkapkan Symantec dalam laporan terbarunya, Symantec Intelligence Report edisi Oktober 2012. Cara para penipu itu menjerat korbannya diawali dengan komentar.

"Wanita Cantik" Sebar Spam di Instagram
Komentar tersebut memiliki isi yang tidak terkait dengan foto. Dan, lucunya, dikirimkan oleh pengguna dengan foto profil wanita cantik.

Bunyi komentar itu seperti berikut ini: Hi there, Get a FREE Game in my Profile, OPEN it up, Get 85.90$ :-) xx

Seperti bisa dilihat pada pesan itu, aksi penipuan tidak mencantumkan tautan yang dipendekkan. Hanya ajakan untuk membuka profil sang pengirim komentar.

Nah, jika halaman profil pengirim spam itu dibuka, tampak bahwa ia memiliki ribuan follower. Anehnya, dengan ribuan follower, wanita itu tidak pernah tercatat mengirimkan foto.

"Wanita Cantik" Sebar Spam di Instagram
Dok. Symantec Contoh Profil Instagram yang mengandung spam.

Lebih lanjut, pada profil "wanita cantik" itu, keterangannya adalah juga sebuah pesan yang bermaksud menipu pengguna. Lengkap dengan tautan yang dipendekkan.

Tautan ini akan mengarahkan pengguna ke sebuah penawaran layanan premium.

Belum berhenti sampai di situ. Pengguna yang terjebak disebut akan "diserbu" oleh follower yang sangat banyak dalam waktu singkat.

Semua follower itu memiliki foto wanita cantik di profilnya dan tidak ada satupun yang pernah mem-posting foto di Instagram.

Selain penawaran layanan premium, tautan singkat di profil para "wanita cantik" ini juga mengarah ke iklan pekerjaan palsu dengan iming-iming pendapatan besar.

Satu hal yang membingungkan, sebut Symantec, adalah banyaknya follower dari setiap profil yang muncul di aksi penipuan ini. Dikatakan ini adalah akibat fenomena "folbek" (follow back) yang mendorong pengguna social media untuk mem-follow kembali akun yang sudah mem-follow mereka.

Symantec menyebutkan, spam seperti ini tidak hanya terjadi di Instagram, tapi juga di social media lain. Pihak Symantec meyakini Instagram akan bertindak cepat mengatasinya. Kompas



November 29, 2012

0 komentar:

Post a Comment


loading...