Aku Terjerumus Narkoba, Pertunangan Batal

Aku Terjerumus Narkoba, Pertunangan Batal

Linda (samaran) berharap bisa mempertahankan hubungannya dengan Adi (samaran) hingga ke pelaminan. Tapi, kasus narkoba yang menjeratnya, menghancurkan semua mimpi-mimpi itu. 

Linda dan Adi sudah hampir empat tahun menjalin hubungan. Setelah mendapat restu kedua keluarga, mereka sepakat bertunangan pada akhir 2008. 

Rencananya, mereka akan ke pelaminan pada akhir tahun ini. 

Linda telah menyelesaikan kuliah di sebuah perguruan tinggi swasta di Makassar. Adi sendiri baru terangkat menjadi PNS di Maros dua tahun lalu. 

Adi berasal dari keluarga sederhana. Ayahnya pensiunan polisi, sementara Linda dari keluarga yang cukup terpandang. 

Ibunya seorang pengusaha butik. Ayahnya kontraktor ternama di Makassar. Jaringan bisnis keluarga ini menjangkau hingga ke luar Makassar. 

Mungkin karena hidup dengan limpahan harta, Linda bisa melakukan apa saja. 

Pergaulannya tanpa batas. Berbanding terbalik dengan Adi yang terbiasa dengan kesederhanaan. 

Dari SMA Linda sudah sangat dekat dengan kehidupan malam. Dugem adalah kebiasaannya dari dulu. Gaya hidup keluarganya juga sangat moderat. Sehingga hampi-hampir tak ada larangan baginya untuk melakoni cara hidup seperti itu. 

Entahlah, kenapa Linda bisa sangat jatuh cinta pada Adi. Padahal, dari dulu ia tak pernah bermimpi punya calon suami dari kalangan seperti itu. 

Justru sekarang ia merasa sangat terikat dengan Adi. Demi sang kekasih ia rela meninggalkan semua kebiasaan itu. Meski memang sangat sulit bagi Linda. 

Sejak bertunangan dengan Adi, sedikit demi sedikit ia bisa mengubah kebiasaan buruknya itu. Adi juga dari awal telah mewanti-wantinya untuk menjauhi kehidupan malam. 

Tapi rupanya kebiasaan yang ia lakoni bertahun-tahun itu tak bisa begitu saja ia tinggalkan. Dua pekan lalu, Linda ditangkap di sebuah diskotek di hotel berbintang. 

Dari tangannya disita satu paket sabu beserta alat isapnya. Linda digelandang aparat bersama dua rekan wanitanya. Mereka langsung ditahan. 

Berita penangkapan Linda baru diketahui Adi dua hari kemudian. Adi benar-benar tidak percaya, wanita yang sebentar lagi bakal menjadi istri dan ibu bagi anak-anaknya justru terjerat kasus mamalukan. 

"Saya tidak tahu bagaimana akhir hubungan kami," ucap Adi pasrah. 

Linda tampak bersimpuh memohon maaf kepada Adi. Tapi sepertinya pria berperawakan sederhana itu sudah menutup semua pintu maafnya. 

Apalagi setelah keluarnya hasil tes urine, Linda dinyatakan positif narkoba. Adi langsung mengambil keputusan membatalkannya pertunangan itu. 

Keluarga Linda beberapa kali menawarkan agar keputusan itu dibicarakan kembali, tapi Adi tetap pada pendiriannya, membatalkan pertunangan dan mengakhiri semua hubungan dengan Linda. 

Linda yang ditemui mengaku menyesal atas semua itu. "Saya menyesal. Saya tidak menyangka dia (Adi) begitu cepat mengambil keputusan. Tapi saya bisa apa, saya pasrah saja," ucapnya.



March 01, 2011

0 komentar:

Post a Comment